Friday, November 13, 2009

Seminar Pengajaran Aksara Bali Berbasis Teknologi Informatika

Laboratorium Nyastra Fakultas Sastra Universitas Udayana Denpasar bekerja sama dengan dharma Sasmita melaksanakan “Seminar Pengajaran Aksara Bali berbasis Teknologi Informatika” di Auditorium Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Fakultas Sastra, Universitas Udayana, Sabtu, 14 November 2009.

Seminar ini direncanakan diikuti oleh sekitar 150 orang yang terdiri atas Dosen Pendidikan Bahasa Bahsa Bali di Perguruan Tinggai Negeri/Swasta se-Bali, Mahasiswa, guru SMP se-Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, guru SD selabupaten Badung dan Kota Denpasar, serta komunitas kreatif.

Seminar yang bertema “Industri Kreaif Aksara Bali Berbasis Teknologi Informatika “ ini akan menghadirkan pemakalah Dr. I Nyoman Suarka, M. Hum. dengan makalah berjudul “Merancang Program Pengajaran Aksara Bali tingkat Pemula dengan Komputer” dan Drs. I Gede Nala Antara, M. Hum. dengan judul makalah “Cara Penulisan Aksara Bali di Atas Daun Lontar”.
Pendaftara peserta dilaksanakan pada 2 – 11 November 2009, Senin – Kamis pukul 09.00 – 14.00 Wita, dan Jumat pukul 09.00 – 11.00 bertempat di Ruang Akademik Laboratorium Nyastra, Jalan Nias 13 Denpasar, Telp. (0361) 224121, 081805534548; 081805607766, dengan biaya Rp 50.000,00 untuk masing-masing peserta sebagai biaya kontribusi.


Dasar Pemikiran dan Tujuan
Dasar pemikiran pelaksanaan “Seminar Pengajaran Aksara Bali Berbasis Teknologi Informatika” antara lain sebagai salah satu upaya pengimplementasian program pemerintah pusat, yang menciptakan industri kreatif di kalangan masyarakat, salah satu tindakan mendukung dan mengimplementasikan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 40 Tahun 2007, yang mengintruksikan kepada kepala daerah untuk melestarikan kebudayaan daerah sehingga kebudayaan daerah dapat menunjang kebudayaan nasional.

Selain itu, pelaksanaan seminar ini dilatarbelakangi oleh pemikiran mengimplementasikan Peraturan PemerintahProvinsi Bali No. 3 Tahun 1992 tentang Bahasa, Sastra, dan Sastra Bali yang menjadi dasar landasan mempersiapkan diri dan mempertahankan eksistensi Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, serta membantu masyarakat yang kurang memahami Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali untuk lebih mudah memahaminya, dan lain-lain.

Berdasarkan landasan pemikiran di atas, tujuan seminar antara lain mengenalkan Laboratorium Nyastra Fakultas Sastra Universitas Udayana serta mahasiswa Jurusan Sastra Daerah penerima PMW yang terhimpun dalam Dharma Sasmita kepada masyarakat luas, memperkenalkan produk Laboratorium Nyastra yaitu produk kunsi aksara dan poster kepada masyarakat luas, sebagai langkah nyata dalam mendukung pelestarian budaya dan aksara Bali, sebagai sarana sosialisasi mengenai keberadaan budaya, bahasa, aksara, dan sastra Bali, dan sebagai sarana generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakatnya dalam budaya, bahasa, aksara, serta sastra Bali. (Penulis: I Made Sarjana, SD Saraswati 6 Denpasar).

Saturday, February 28, 2009

Belajar? Apakah Itu?
(
pengertian umum)

Setiap saat kita mendengar kata belajar. Di mana-mana kata itu sering terdengar, dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan orang yang sudah tua renta. Malahan, tanpa kita sadari dari mulut kita terlontar kata itu. Apakah arti kata belajar itu?

Kata 'belajar' berasal dari kata 'ajar', yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2002 (Balai Pustaka:17), diartikan sebagai 'petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui (dituruti)'. Kata 'ajar' mendapat awalan (prefiks) ber- sehingga menjadi 'belajar'. Sedangkan kata 'belajar' diartikan 1) berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu; 2) berlatih; 3) berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman. (Baca selengkapnya........)